You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Koto Lamo
Logo Desa Koto Lamo
Koto Lamo

Kec. Kapur IX, Kab. LIMA PULUH KOTA, Provinsi SUMATERA BARAT

Pelatihan Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Cara Mengelompokkan dan Mengolah Sampah Menjadi Barang Ekonomis (16 Juli 2026)

admin 06 Oktober 2026 Dibaca 1 Kali
Pelatihan Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Cara Mengelompokkan dan Mengolah Sampah Menjadi Barang Ekonomis (16 Juli 2026)

Koto Lamo, 16 Juli 2026 — Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Cara Mengelompokkan dan Mengolah Sampah Menjadi Barang Ekonomis di Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Lamo, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Kelompok KKN UNP 2026 yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengelola sampah secara tepat. Kegiatan dipandu oleh mahasiswa KKN UNP 2026 dengan mengundang PKK dan ibu-ibu kader sebagai peserta pelatihan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik hingga sampah anorganik. Para peserta juga diberikan penjelasan mengenai pentingnya melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah agar sampah yang masih memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi dapat dimanfaatkan kembali.

Selain pemilahan, mahasiswa KKN UNP juga menjelaskan berbagai cara pengolahan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Salah satu praktik yang diperkenalkan adalah pemanfaatan sampah organik untuk diolah menjadi pupuk. Melalui praktik tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bahwa sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, masih dapat dimanfaatkan dan tidak selalu harus dibuang.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga dapat mengikuti praktik pengolahan sampah sehingga diharapkan mampu menerapkannya secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing.

Sebagai penutup kegiatan, kelompok KKN UNP 2026 juga membagikan bibit tanaman yang telah dipraktikkan menggunakan pupuk hasil pengolahan sampah organik. Pembagian bibit ini menjadi salah satu bentuk ajakan kepada masyarakat untuk terus memanfaatkan sampah organik sekaligus mendukung kegiatan penghijauan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Jorong Koto Tangah dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Masyarakat juga diharapkan dapat mulai membiasakan diri memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah, sehingga sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bahkan memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan pelatihan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata KKN UNP 2026 dalam memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan Nagari Koto Lamo yang lebih bersih, sehat, dan produktif.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan