Sebanyak 11 orang warga Nagari Koto Lamo mengikuti kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Massal yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, PERDAMI Riau–Kepri, dan RSUD Arifin Achmad bekerja sama dengan Sentra Abiseka Riau. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, pada 19–21 Juni 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Program bakti sosial ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Riau. Untuk Kabupaten Lima Puluh Kota hanya diikuti oleh Kecamatan Kapur IX dan Pangkalan. Untuk Kecamatan Kapur IX, salah satunya diikuti oleh Nagari Koto Lamo. Pemerintah Nagari Koto Lamo turut mendukung pelaksanaan kegiatan dengan melakukan pendataan, koordinasi, serta pendampingan kepada warga yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti operasi katarak.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 19 Juni 2026 dengan pelaksanaan skrining (screening) bagi seluruh calon peserta operasi. Pada tahap ini, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan mata dan kondisi umum peserta untuk menentukan kelayakan menjalani tindakan operasi. Selanjutnya, pada 20 Juni 2026, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat menjalani operasi katarak yang ditangani langsung oleh tim dokter spesialis mata. Proses operasi berlangsung sesuai prosedur medis dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien. Memasuki hari terakhir, 21 Juni 2026, seluruh peserta mengikuti pemeriksaan kontrol pascaoperasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi mata pasien setelah tindakan operasi berjalan dengan baik serta memberikan edukasi mengenai perawatan mata selama masa pemulihan.
Pemerintah Nagari Koto Lamo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, PERDAMI Riau–Kepri, RSUD Arifin Achmad, serta Sentra Abiseka Riau atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial ini. Diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses. Melalui program operasi katarak massal ini, diharapkan para peserta dapat kembali menikmati penglihatan yang lebih baik sehingga mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri dan produktif.